Dengan derasnya arus dan pengaruh teknologi dalam hidup kita, dampak teknologi tentunya lebih terasa di zaman kini. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Indonesia ini adalah upaya pemerintah, terutamanya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meningkatkan pendidikan moral dan akhlak.
Tujuan dari adanya program kegiatan PPK ini adalah untuk membentuk pribadi siswa agar menjadi pribadi yang lebih baik dan siap untuk bersaing di era yang sangat global dengan caranya yang lebih kontektual. Lima nilai utama pada siswa sekolah dasar yang akan dikuatkan oleh PPK yaitu Nasionalis, Religius, Mandiri, Gotong Royong / lingkungan, dan Integritas.
Beberapa dampak positif dari Penguatan Pendidikan Karakter di sekolah bagi siswa sekolah dasar ini diantaranya :
1. Pemikiran yang fleksibel
Dengan perubahan cara pembelajaran bagi siswa sekolah dasar, siswa akan diajarkan untuk memiliki cara berpikir yang berbeda. Contohnya, daripada mengajukan pertanyaan yang bermulai dengan apa, siapa, bagaimana, di mana, mereka dapat mulai bertanya dengan cara yang menggambarkan pemikiran kritis yaitu dimulai dengan kalimat ‘bagaimana kalau?'.
2. Mempunyai hubungan baik
Karena pendidikan karakter anak usia dini mencakup dan mengajari nilai dasar etika, siswa sekolah dasar dapat mengimplementasikan ajaran-ajaran tersebut dalam kehidupan sehari-harinya.
3. Mampu menunjukan sisi emosional, sosial dan empati
Nilai gotong royong yang akan dipelajari oleh siswa sekolah dasar biasanya diterima dengan sia - sia namun dengan terapan program ini siswa dapat mempelajari kembali pentingnya membantu satu sama lain.
Baca juga : Indikator Keberhasilan Pendidikan Karakter di Sekolah
Maka dari itu, upaya pemerintah dengan cara PPK harus disambut dengan positif dikarenakan pendidikan mengenai watak seorang siswa tidak cukup untuk hanya diajarkan di rumah. Pelajaran ini akan sangat berguna bagi siswa sekolah dasar ini untuk masa depannya.
Namun, kerja sama dari pihak sekolah, keluarga, dan masyarakat tentunya sangat dibutuhkan agar program ini berhasil. Seperti saran Prof. Dr. H. Arief Rachman, M.Pd.,“Perwujudan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat yang berjalan dengan baik dapat menjadikan perkembangan karakter yang optimal bagi anak.”
